Rabu, 22 Januari 2014

Tree as a Symbol and Teacher of Organization


Tree as a symbol and teacher of organization. A lot of people and professional motivator tell us about how to build up the organization into great category. If we think deeply into environments around us, we can tell that the universe is showing the mankind about their identity. What do you think about the tree in this article which is put in the center of this passage?

The organization is group of people who form a business, club, etc. to achieve particular aim (Oxford Learner’s Pocket Dictionary: 2008). The aims of the organization have variation. Different organization has different goal to be achieved. We can make it analogy that different trees have different fruits from the appearance, smell, color and the taste. I will not tell and teach anything because I am not motivator or teacher and not as senior as the professional thinking but here I want to invite all of the readers to see into positive way from anything around us as the teacher and as the knowledge.

Why do we have to learn and see around us?

Read and learn not only from the book but also from the natural or universe. Before knowledge from the book come up I am sure the traditional people learn everything from the nature. Nature is the great and the marvelous power granted by God to the mankind. As the human beings we have responsibility to keep and preserve the environment around us and take the advantage only but not to destroy the nature. If the natures die, we will also die so we have to preserve the nature to the young generation of our child.
Then, what are the relationship between the organization and the tree as the nature part?   

Small organizations are such as the small trees. They do not have great power to stay a live. If the flood coming then that is the end of live of small tree. We know the parts of trees are:
a)      Root
b)      Steam
c)      Branches
d)     Leaves
e)      Flowers
f)       Fruits
g)      Will grow another tree with other branches of organization.
To build up the organization such as planting the tree, from the small size we have to be patient to give fertilizer and water to make its roots strong and grow up. Success in organization is not something an instantly happened but also a lot of things happened. Never give up if you build such organization with the vital suffer and nearly die because what you need is looking for the cause why the tree nearly die whether not enough fertilizer, whether the soil is not enough water, whether a lot of bugs from the outside of the tree, and other cause of have to be appeared.
From now on, try to understand the nature around us, keep it and preserve it, because a lot of advantage and useful are gather in the nature. And for the organization always monitors and analyze the condition and what make the root very strong to face great disaster and flood.





 

Minggu, 05 Januari 2014

Hakikat Kepemimpinan

Dalam kehidupan sehari–hari, baik di lingkungan keluarga, organisasi, perusahaan sampai dengan pemerintahan sering kita dengar sebutan pemimpin, kepemimpinan serta kekuasaan. Ketiga kata tersebut memang memiliki hubungan yang berkaitan satu dengan lainnya. Beberapa ahli berpandapat tentang Pemimpin, beberapa diantaranya :

1.Menurut Drs. H. Malayu S.P. Hasibuan, Pemimpin adalah seseorang dengan wewenang kepemimpinannya mengarahkan bawahannya untuk mengerjakan sebagian dari pekerjaannya dalam mencapai tujuan.
 
2.Menurut Robert Tanembaum, Pemimpin adalah mereka yang menggunakan wewenang formal untuk mengorganisasikan, mengarahkan, mengontrol para bawahan yang bertanggung jawab, supaya semua bagian pekerjaan dikoordinasi demi mencapai tujuan perusahaan.

3.Menurut Prof. Maccoby, Pemimpin pertama-tama harus seorang yang mampu menumbuhkan dan mengembangkan segala yang terbaik dalam diri para bawahannya. Pemimpin yang baik untuk masa kini adalah orang yang religius, dalam artian menerima kepercayaan etnis dan moral dari berbagai agama secara kumulatif, kendatipun ia sendiri mungkin menolak ketentuan gaib dan ide ketuhanan yang berlainan.

4.Menurut Lao Tzu, Pemimpin yang baik adalah seorang yang membantu mengembangkan orang lain, sehingga akhirnya mereka tidak lagi memerlukan pemimpinnya itu.
 
5.Menurut Davis and Filley, Pemimpin adalah seseorang yang menduduki suatu posisi manajemen atau seseorang yang melakukan suatu pekerjaan memimpin.

6.Sedangakn menurut Pancasila, Pemimpin harus bersikap sebagai pengasuh yang mendorong, menuntun, dan membimbing asuhannya. Dengan kata lain, beberapa asas utama dari kepemimpinan Pancasila adalah: Ing Ngarsa Sung Tuladha : Pemimpin harus mampu dengan sifat dan perbuatannya menjadikan dirinya pola anutan dan ikutan bagi orang – orang yang dipimpinnya. Ing Madya Mangun Karsa : Pemimpin harus mampu membangkitkan semangat berswakarsa dan    berkreasi pada orang – orang yang dibimbingnya. Tut Wuri Handayani : Pemimpin harus mampu mendorong orang –orang yang diasuhnya berani berjalan di depan dan sanggup bertanggung jawab.
   
Seorang pemimpin boleh berprestasi tinggi untuk dirinya sendiri, tetapi itu tidak memadai apabila ia tidak berhasil menumbuhkan dan mengembangkan segala yang terbaik dalam diri para bawahannya. Dari begitu banyak definisi mengenai pemimpin, dapat penulis simpulkan bahwa : Pemimpin adalah orang yang mendapat amanah serta memiliki sifat, sikap, dan gaya yang baik untuk mengurus atau mengatur orang lain.
   
Kepemimpinan adalah kemampuan seseorang mempengaruhi dan memotivasi orang lain untuk melakukan sesuatu sesuai tujuan bersama. Kepemimpinan meliputi proses mempengaruhi dalam menentukan tujuan organisasi, memotivasi perilaku pengikut untuk mencapai tujuan, mempengaruhi untuk memperbaiki kelompok dan budayanya. Sedangkan kekuasaan adalah kemampuan untuk mempengaruhi orang lain untuk mau melakukan apa yang diinginkan pihak lainnya.”The art of influencing and directing meaninsuch away to abatain their willing obedience, confidence, respect, and loyal cooperation in order to accomplish the mission”. Kepemimpinan adalah seni untuk mempengaruhidan menggerakkan orang–orang sedemikian rupa untuk memperoleh kepatuhan, kepercayaan, respek, dan kerjasama secara royal untuk menyelesaikan tugas – Field Manual 22-100.
   
Kekuasaan adalah kemampuan untuk mempengaruhi orang lain untuk mau melakukan apa yang diinginkan pihak lainnya. Ketiga kata yaitu pemimpin, kepemimpinan serta kekuasaan yang dijelaskan sebelumnya tersebut memiliki keterikatan yang tak dapat dipisahkan. Karena untuk menjadi pemimpin bukan hanya berdasarkan suka satu sama lainnya, tetapi banyak faktor. Pemimpin yang berhasil hendaknya memiliki beberapa kriteria yang tergantung pada sudut pandang atau pendekatan yang digunakan, apakah itu kepribadiannya, keterampilan, bakat, sifat–sifatnya, atau kewenangannya yang dimiliki yang mana nantinya sangat berpengaruh terhadap teori maupun gaya kepemimpinan yang akan diterapkan.
   
Fungsi pemimpin dalam suatu organisasi tidak dapat dibantah merupakan sesuatu fungsi yang sangat penting bagi keberadaan dan kemajuan organisasi yang bersangkutan. Pada dasarnya fungsi kepemimpinan memiliki 2 aspek yaitu :

1.Fungsi administrasi, yakni mengadakan formulasi kebijaksanakan administrasi dan menyediakan fasilitasnya.

2.Fungsi sebagai Top Mnajemen, yakni mengadakan dsb planning, organizing, staffing, directing, commanding, controling,.

Kamis, 02 Januari 2014

Conflict Within the Organization

Robert Townsend, page 36

... a sign of a healthy organization – up tp a point. A good manager doesn’t try to eliminate conflict; he tries to keep it from wasting the energies of his people.

Conviction is a flame that must burn itself out—in trying an idea of fighting for a chance to try it. If boyyled up inside, it will eat a man’s heart away.

If you’re the boss and your people fight you openly when they think you’re wrong—that’s healthy. If your men fight each other openly in your presence for what they believe in—that is healthy. But keep all the conflict eyeball to eyeball.